Senin, 25 Januari 2016

Tren Hijab 2016

Sebagai seorang wanita, fashion mungkin adalah segalanya. Namun, saya yakin tidak semua wanita berpikir seperti itu. Bahkan jika kamu adalah wanita yang termakan oleh fashion, maka fashion akan terus berubah-ubah setiap tahunnya. Misal salah satu contohnya adalah mengenai hijab. Hijab ini baru menjadi tren sekitar tahun 2012-an lalu. Dan hingga kini tren hijab masih saja digandrungi oleh banyak wanita. Bahkan semakin bertambah.

Sebenarnya, bagus juga mengikuti tren yang menggiring kita untuk positif. Hijab salah satu tren yang menurut saya positif. Wanita yang dulunya sangat bangga dengan baju yang minim, kini berubah menjadi risih dan memilih untuk menutupi tubuhnya. Wanita adalah ibarat perhiasan yang tidak semua orang boleh melihat keindahannya. Oleh karena itu, hijab memang mendapat dukungan banyak pihak karena menyadarkan wanita akan betapa berharganya keindahan tubuh miliknya.

Sumber gambar: Pixabay.com

Omong-omong mengenai hijab, tentu saja tidak lepas dari sebuah tren yang bisa dilihat dari para selebritis maupun orang yang memakai hijab. Tren hijab 2016 ini lebih ke arah lebih tertutup dan panjang. Warnanya pun tidak seperti dulu yang seperti kebun penuh bunga. Tren hijab di tahun 2016 ini lebih ke arah satu warna dan lebih sederhana. Bisa kamu lihat dari banyaknya artis yang memakai hijab modern ini.

Namun, perlu kamu ketahui, sebenarnya fungsi hijab adalah menutupi, bukan memikat. Nah, untungnya di tahun 2016 ini tren tersebut mulai mementingkan nilai menutupi bagian tubuh wanita yang menarik. Ya, saya yakin untuk memakai hijab yang syar'i itu tidak mudah. Namun, semua itu butuh proses. Saya lihat di tahun 2016 ini sudah ada peningkatan. Rata-rata hijab yang dijual mulai syar'i. Selain itu, banyak sekali permintaan konsumen mengenai hijab syar'i ini. Bagi kamu yang punya jiwa enterpreneur, kamu bisa memanfaatkan tren ini untuk jual baju hijab sendiri secara bijian ataupun grosir. Dan asal kamu tahu, jual baju muslim semacam hijab ini bisa menghasilkan banyak untung. Tidak percaya? Silakan mencoba. Tentunya dengan tekat yang kuat dan modal yang memadahi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar