Senin, 07 Maret 2016

Apa Tidak Lelah Melakukan Pencitraan?

Pencitraan. Istilah kerennya imaging, eh mungkin lebih cocok branding yah? Yang jelas pencitraan ini banyak dilakukan di berbagai bidang. Entah itu politik, maupun dunia blog. Apa sih fungsinya pencitraan? Jelas, pencitraan ini sebenarnya digunakan untuk menaikkan harga sebuah anu. Misal saja anu yang dimaksud adalah harga memasang iklan di sebuah blog. Dengan memberikan citra yang baik, maka sebuah blog bisa bertarif mahal dalam hal periklanan.

Iklan bisa berupa gambar bertautan di sidebar atau berupa review dalam bentuk artikel. Banyak sekali cara memonetasi sebuah blog yang mempunyai citra yang bagus. Seperti blog Ngetik.com ini. Kamu akan melihat blog ini sebenarnya biasa saja, tapi mengapa sering mendapat job review? Tentu saja kamu akan berpikir keras, mengapa terjadi seperti itu? Jawabnya mudah, karena memang blog ini kualitasnya bagus. Bagus dari mana?

Jika kamu seorang blogger yang peduli dengan domain authority atau Google page rank, tentu kamu akan memahaminya. Blog Ngetik.com ini memiliki domain authority 30. Artinya? Kualitas blog ini bagus. Kualitas blog dibilang bagus jika domain authority minimal 15. Atau untuk mendapatkan job review biasanya diminta minimal domain authority bernilai 20. Dan asal kamu tahu, tidak mudah untuk menaikkan skor domain authority. Tidak percaya? Silakan mencoba :)

Selain itu, dari sisi Google page rank, blog Ngetik.com ini bernilai 2. Meskipun Google page rank tidak update lagi, dengan mengetahui page rank-nya 2, maka kamu bisa tahu bahwa kualitas blog ini bagus. Itulah alasan mengapa blog ini banyak mendapatkan job review.

Apa tidak lelah melakukan pencitraan? Jawabnya adalah lelah. Bahkan mungkin akan sangat lelah jika kamu masih baru di dunia blog ini. Saya sendiri juga sangat muak jika harus menaikkan domain authority untuk bisa di atas 20. Bukan hal yang mudah. Dan tentunya butuh modal yang lumayan mahal jika ingin instan.