Jumat, 17 Juni 2016

Cara Mencegah Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Kurang lebih 35 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung. Organ yang berukuran sebesar kepalan tangan ini memang memiliki peran penting karena berfungsi memompa dan menyebarkan darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh.



Penyakit jantung koroner atau yang dikenal dengan jantung iskemik disebabkan oleh aliran darah ke jantung terhambat oleh lemak. Penimbunan lemak di dalam arteri jantung yang dikenal dengan istilah aterosklerosis merupakan penyebab utama penyakit jantung koroner. Selain mengurangi suplai darah ke jantung, aterosklerosis menyebabkan terbentuknya trombosis atau penggumpalan darah, sehingga dapat menghambat total aliran darah ke jantung. Faktor pemicu aterosklerosis meliputi, kolesterol tinggi, merokok, diabetes dan tekanan darah tinggi.

Gejala Penyakit Jantung

Berdasarkan tingkat penyumbatan aliran darah ke jantung, penyakit jantung koroner terbagi dalam dua jenis, yaitu angina dan serangan jantung. Angina dikenal juga dengan istilah angin duduk di Indonesia. Penyakit ini adalah sakit dada yang muncul dikarenakan berkurangnya suplai darah ke otot jantung. Penyebabnya adalah penyempitan pembuluh darah. Seseorang yang mengalami angina lebih rentan terkena resiko serangan jantung dibanding yang tidak menderita angina.

Sedangkan serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung terhambat total. Penybab utama serangan jantung adalah gumpalan darah atau trombosis. Gejala serangan jantung adalah sakit dada yang parah, merasa lemas, panik, serta kesulitan bernafas. Sakit dada tersebut dapat menyebar ke leher hingga rangan, ke lengan kiri dan punggung. Tetapi tidak semua penderita serangan jantung mengalami sakit yang parah.

Cara Mencegah Penyakit Jantung

Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Beberapa langkah pencegahan sederhana dapat kamu lakukan.

Berhenti Merokok

Bagi kamu yang merokok, berhentilah untuk merokok. Rokok tidak hanya dapat meningkatkan resiko penyakit jantung namun dapat meningkatkan penyakit lain seperti stroke dan kanker paru-paru.

Menerapkan Pola Hidup Sehat

Menjalani hidup sehat bukan hanya dapat mencegah penyakit jantung tapi juga dapat mencegah berbagai penyakit lainnya. Biasakan makan makanan sehat seperti buah dan sayur. Hindari mengkonsumsi lemak berlebih. Rutin berolahraga tiap hari untuk mejaga metabolisme tubuh tetap stabil.

Menjaga Kadar Kolesterol dan Gula Darah

Kolesterol tinggi dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung. Jika kamu memiliki kolesterol tinggi ada baiknya untuk menjalani diet rendah lemak untuk mengurangi kadar kolesterol pada tubuh. Tidak hanya kolesterol yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung, kadar gula berlebih dapat menjadi pemicu penyakit jantung koroner. Kurangi konsumsi makanan manis sejak dini.