Kamis, 09 Juni 2016

Tips Mengendarai Motor yang Aman

Memiliki sepeda motor belakangan ini memang menjadi hal yang lumrah. Hampir setiap orang memiliki sepeda motor. Bahkan terkadang satu keluarga memiliki sepeda motor lebih dari satu. Hal ini disebabkan banyaknya dealer motor yang menggunakan metode pembayaran dengan cicilan. Cukup dengan membawa uang DP kita sudah dapat memiliki motor. Banyaknya orang yang memiliki motor ini akhirnya berdampak pada sepinya transportasi umum. Dan tak hanya itu, beberapa orang tua yang tidak cukup dewasa justru membiarkan anak-anaknya yang masih di bawah umur untuk mengendarai sepeda motor. Akibatnya banyak sekali kita lihat anak-anak di bawah umur ini ugal-ugalan di jalan raya. Selain membahanyakan diri sendiri, ugal-ugalan di jalan raya juga membahayakan orang lain.



Bukan tanpa sebab pemerintah melarang anak di bawah tujuh belas tahun atau yang belum memiliki SIM untuk mengendarai motor. Hal ini dikarenakan di jalan raya pun ada etika-etika yang perlu dipatuhi oleh para pengendara. Belum lagi mental anak di bawah umur sering labil sehingga berpengaruh pada perilaku pengendara sepeda motor. Kalau sudah begini maka kita lah yang justru harus berhati-hati dari pengendara motor seperti ini. Simak tips mengendarai sepeda motor yang aman berikut.

Menggunakan Helm yang Memiliki SNI

Salah satu hal terpenting yang harus dipakai oleh pengendara motor adalah helm. Tapi memilih helm pun tidak bisa sembarangan. Pastikan helm yang kita pakai memiliki tanda SNI yang berarti sudah sesuai dengan standar di negara ini. Salah satu pilihan helm yang dapat jadi pilihan adalah helm NHK. Selain sudah memiliki tanda SNI, helm ini juga kokoh dan memiliki macam motif yang bagus. Jadi kamu bisa tetap terlihat keren meski memakai helm.

Hindari Sarung Tangan yang Melekat di Setir

Tidak dipungkiri jika mengendarai sepeda motor kita pasti selalu kepanasan. Sering kali pengendara sepeda motor memiliki kulit tangan yang cederung lebih gelap dari pada anggota tubuh lainnya. Bagi beberapa orang tentu saja hal ini menjadi masalah karena terlihat aneh. Salah satu solusinya, para pengendara sepeda motor pun memilih menggunakan sarung tangan. Tapi beberapa waktu lalu, sedang ngetrend sarung tangan yang sudah melekat di setir motor. Hal ini agar memudahkan pengendara motor untuk menghindari daerah tangan dari sinar matahari. Sayangnya sarung tangan tipe ini ternyata dapat membahayakan pengendara. Dengan menggunakan sarung tangan yang melekat pada setir motor ini, tangan menjadi kurang leluasa untuk bergerak. Berbeda dengan menggunakan sarung tangan biasa. Sehingga jika menggunakan sarung tangan yang sudah melekat di setir ini akan mengurangi reflek tangan. Akan dikhawatirkan jika terjadi sesuatu pada pengendara dan tangan yang seharusnya reflek justru akan tertahan karena sarung tangan model ini.

Mengalah Pada Pengendara Motor Ugal-Ugalan

Di jalan raya, kita dapat menemukan banyak tipe pengendara sepeda motor. Dari yang taat hingga yang suka ugal-ugalan. Jika kamu menemukan pengendara motor yang suka ugal-ugalan ada baiknya segera menjauh atau mengalah. Tidak ada gunanya marah-marah pada pengendara sepeda motor seperti ini. Lebih baik yang waras mengalah dari pada terkena imbas ugal-ugalan mereka.