Kamis, 27 Oktober 2016

Keuntungan dan Kerugian Tinggal di Apartemen

Ada berbagai alasan mengapa seseorang lebih suka tinggal di rumah kontrakan, kos-kosan atau apartemen. Salah satunya adalah karena tidak mampu membeli rumah di kota yang harganya sudah pasti mahal. Padahal, kadang kala tinggal di suatu kota adalah keharusan agar lebih mudah untuk pulang dan pergi dari kantor, atau karena ada urusan bisnis yang sangat penting dan memanksa Anda untuk tinggal di suatu kota dalam jangka waktu yang lumayan lama, atau karena sebab-sebab lainnya.

Apapun alasannya, sebelum memutuskan untuk tinggal di kota dengan cara sewa apartemen, ada beberapa keuntungan dan kerugian yang harus anda tahu. Berikut beberapa di antaranya.

Keuntungan tinggal di apartemen

  • Lebih simple, karena berbagai hal, terutama soal urusan bersih-bersih yang tidak terlalu ribet. Seringkali apartemen sudah dilengkapi dengan jasa kebersihan.
  • Apartemen seringkali dibangun dekat dengan perkantoran sehingga bisa dimanfaatkan untuk menghindari macet.
  • Di apartemen tingkat sosialisasi sangat rendah sehingga bagi Anda yang tidak suka bersosialisasi, ini adalah sebuah keuntungan.
  • Tingkat keamanan jauh lebih baik karena ada security yang akan menjaga 24 jam dan beberapa apartemen dilengkapi dengan CCTV.
  • Tinggal di apartemen lebih praktis sehingga pengelolaannya lebih mudah. Anda tidak akan direpotkan dengan air, mengurusi fasilitas, mengurus taman, menjaga kebersihan lingkungan, dan lain-lain.
.

Kerugian tinggal di apartemen

  • Kadangkala, biaya sewa apartemen jauh lebih mahal dibandingkan dengan mengontrak rumah jika dihitung tahunan.
  • Bagi yang suka bersosialisasi, apartemen bukan tempat ideal mengingat sebagian besar orang yang tinggal di apartemen adalah orang yang sibuk. Atau bisa juga disebabkan karena pintu kamar yang selalu tertutup membuat sosialisasi berkurang.
  • Tidak hanya biaya sewa, kadang-kadang tinggal di apartemen membutuhkan biaya untuk perawatan dan service. Biaya perawatan lift, tempat-tempat umum, kebersihan, petugas keamanan dan lain-lain harus dibayarkan dalam bentuk iuran perbulan.
  • Kurang bebas, terutama ketika harus berhadapan dengan peraturan yang melarang penghuni apartemen untuk membawa binatang peliharaan, dilarang membunyikan musik keras-keras, dilarang membuat kegaduhan, dan lain-lain.
  • Tidak ada lahan sebagai tempat untuk bercocok tanam terutama bagi Anda yang menyukai kegiatan berkebun.
  • Apartemen seringkali terasa sangat sempit terutama bagi mereka yang memiliki keluarga besar. Apalagi sudah terbiasa tinggal di tempat (rumah) yang luas, tinggal di apartemen dengan kamar yang terbatas sering menimbulkan rasa tidak nyaman.
Itulah beberapa keuntungan dan kerugian tinggal di apartemen, semua itu bisa menjadi pertimbangan sebelum anda memutuskan menyewa apartemen sebagai tempat tinggal.

1 komentar:

  1. Pengen sih punya apartemen. Tapi, kalau punya apartmen gak punya tanah, ya :D

    BalasHapus