Jumat, 29 Juni 2018

Penyebab AC Kurang Dingin yang Perlu Anda Ketahui

Pernah ngalamin gak? Saat masuk ke swalayan atau tempat-tempat umum yang ber AC tapi rasanya pengap sekali. Pasti udah sering banget ya... Dan moment-moment kayak gini adalah moment paling menyebalkan bukan? Ini ruangan ber-AC apa sauna? Ruang ber-AC tapi bikin keringetan... Lucu ya?!



Nah, kalau kamu pengen tau apa sih penyebab AC ruangan itu bisa gak dingin--padahal sudah menyala? Berikut beberapa alasan kenapa AC bisa tidak dingin atau kurang dingin.

Pertama, AC kurang perawatan

Ya.. Seperti kita manusia, AC juga membutuhkan perawatan berkala agar bisa memberikan hasil yang baik. Kita saja kalau tidak mandi sehari aja pasti gerah kan? Begitu juga dengan AC, mereka butuh untuk dibersihkan setidaknya 3-5 bulan sekali.

Debu-debu yang sudah menempel lama akan menyumbat saluran AC yang mengakibatkan AC tidak bekerja dengan sempurna. Oleh karenanya, anda harus memberikan perawatan rutin untuk AC anda agar bisa bekerja dengan baik dan lebih awet.

Voltage tidak stabil

Mau tidak mau, listrik juga berperan penting dalam kinerja AC. Oleh karenanya, pastikan agar voltage-nya stabil. Salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk menstabilkan listrik adalah dengan memanfaatkan stabilizer. Stabilizer bisa pasang langsung pada instalasi listrik di rumah atau di kantor. Stabilizer atau yang disebut juga dengan istilah “stavolt,” sangat bermanfaat untuk menstabilkan tegangan arus listrik yang tidak stabil atau sering naik turun.

Kurang freon

Gimana sih caranya biar bisa tahu kalau AC kekurangan freon? Kita yang awam, biasanya emang rada kesulitan untuk mengetahui berbagai gejala atau ciri-ciri AC yang kekurangan freon. Padahal, cara mengidentifikasi AC yang kurang freon tidaklah sulit. Berikut adalah contohnya:
  • Pipa AC mengeluarkan bunga es
  • Pipa AC terasa tidak dingin
  • AC tidak dingin walaupun sudah diturunkan suhunya
  • Udara di bagian luar mesin tidak terasa panas
  • Lampu timer indikator berkedip-kedip

Saat memasang AC wajib dan harus di vakum

Pemasangan AC baru maupun bekas wajib di vakum, terutama apabila AC tersebut memakai freon R32 dan R410A. Pasalnya, pemasangan yang tidak melalui proses vakum akan menyebabkan volume freon berkurang, apalagi jika instalasi pipa yang digunakan sangat panjang. Jangan lupa perhatikan cara pemasangan AC yang sesuai dengan prosedur AC tersebut karena beda AC, beda juga cara pemasangannya.

Ruangan yang terlalu luas atau akibat tembok yang panas

Sebelum memasang AC, pastikan anda menghitung berapa kapasitas AC yang dibutuhkan untuk ruangan yang akan dipasangkan AC. Jika salah perhitungan atau kapasitas yang dipasang ternyata kurang besar, hal tersebut akan menyebabkan ruangan jadi tidak dingin. Apalagi jika ruangan tersebut dihuni atau diisi oleh jumlah orang yang sangat banyak.

Rumus menghitung kapasitas AC yang diperlukan untuk sebuah ruangan bisa Anda lihat di bawah ini:

(Luas Ruangan dalam M2 x 500) atau (Lebar x Panjang x 500)

Selain karena faktor tersebut, faktor kedua yang menyebabkan sebuah ruangan yang dipasangi AC tidak terasa dingin adalah karena ruangan tersebut terlalu panas. Misalnya apabila ruangan tersebut dinding serta atapnya langsung terkena sinar matahari, sehingga menjadi lebih panas jika dibandingkan dengan ruangan yang tidak terkena langsung sinar matahari.

Pintu dan jendela ruangan yang sering terbuka

Ruangan ber-AC harus tertutup agar suhu dingin yang di keluarkan oleh AC bisa terkonsentrasi di ruangan tersebut dan tidak keluar. Saat menyalakan AC, hindari membuka pintu atau jendela.

Jika ada ventilasi yang belum ditutup, sebaiknya ditutup dengan plastik atau bahan lain yang dapat memblok udara agar tidak keluar. Jika pintu ruangan tersebut sering dibuka-tutup oleh orang yang keluar masuk. Sebaiknya lengkapi pintu tersebut dengan automatic door closer. Yang akan membantu menutup pintu saat orang-orang yang keluar atau masuk lupa menutup pintu di belakang mereka.

Mode remote yang salah



Pastikan settingan mode remote pada posisi ikon salju yang terlihat seperti gambar bintang (*). Jika menginginkan ruangan yang dingin, aturlah agar temperatur suhu menjadi lebih rendah misalnya antara 18-160C. Atur agar kecepatan perputaran kipas berada pada mode maksimal (full). Gunakan swing mode agar dingin yang dihasilkan lebih merata.


Gunakanlah AC yang berkualitas dan tahan lama

Salah satu merk AC yang bandel, dingin, dan kuat adalah AC Gree. Merek ini mungkin masih terdengar asing di telinga Anda. Walau demikian, merek ini berkomitmen melayani konsumennya secara penuh.

Di antara beberapa kelebihan AC Gree adalah: memiliki layanan purna jual yang andal dan menyediakan teknisi profesional untuk membantu memasang serta menservis AC Gree. Untuk menghubungi teknisi, Anda bisa men-dial nomor Customer Care Gree Indonesia melalui 0-800-1-777-888.

Walaupun terdapat banyak kesamaan cara dalam memasang AC. Namun tetap ada beberapa perbedaan yang perlu diperhatikan ketika memasang AC dengan merk yang berbeda. Agar hasilnya lebih maksimal, awet, serta tidak mudah bermasalah, sebaiknya percayakan pemasangan AC merk Gree pada teknisi-Gree yang memang sudah di training untuk melakukan prosedur pemasangan secara profesional.

Ingin tahu lebih banyak mengenai AC Gree? Anda bisa langsung menghubungi Customer Care Gree Indonesia untuk berkonsultasi langsung dengan menghubungi nomor bebas pulsa di atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar