Selasa, 05 November 2019

Bingung Memilih VPS Hosting Terbaik? Berikut Beberapa Caranya


Bagi Anda yang berfokus pada bidang komputer dan sistem informasi, Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah VPS hosting. VPS atau dikenal sebagai Virtual Private Server yang berguna untuk memvirtualisasi berbagai server virtual yang dibagi dari sebuah hardware server fisik. Semua server virtual ini di hosting di dalam satu hardware fisik.

VPS menawarkan lebih banyak keuntungan ketimbang dengan shared hosting ataupun dedicated hosting. Dengan kualitas ataupun fitur yang hampir sama dengan dedicated hosting, VPS di banderol dengan harga yang lebih murah hampir sama dengan shared hosting. Jika Anda termasuk masih awam dalam dunia VPS, maka memahami beragam tips untuk memilihnya menjadi sangat penting.

Cara Memilih VPS Hosting dengan Kualitas Terbaik

1. Sesuaikan dengan Sistem Operasinya
Ada dua sistem operasi utama yang dapat digunakan untuk menjalankan VPS yaitu Windows dan Linux. Meski begitu, jumlah penyedia layanan VPS lebih banyak menggunakan basis Linux. Untuk itu Anda harus memperhatikan dengan cermat apakah sistem yang akan diinstal VPS tersebut akan lebih maksimal bekerja dengan basis Linux atau Windows.

Penyedia layanan VPS sendiri kini cukup beragam. Ada yang menyediakan layanan VPS untuk satu sistem operasi, baik itu Linux maupun Windows. Bahkan ada yang menyediakan keduanya.

2. Ketahui Tujuan Penggunaan VPS
Penggunaan VPS sangatlah beragam tidak hanya untuk berbagi server dan penyimpanan, maupun menjalankan website. Ketika Anda memilih VPS untuk web hosting, maka tentu ada beberapa penyelenggaraan VPS khusus untuk web. Sebaliknya, ada VPS yang ditujukan untuk menjalankan Internet of Things (IoT).

3. RAM dan CPU
Dalam satu VPS memang dapat digunakan untuk menjalankan berbagai website secara bersamaan. Cukup ditambahkan domain di dalamnya maka berbagai website dapat dijalankan dalam server VPS. Meski begitu, tentu Anda tidak bisa sembarangan dalam menempatkan banyak domain internet di dalam satu server VPS.

Ada limitasi dalam menempatkan berbagai domain situs website. Limitasi ini sangat ditentukan oleh kapasitas CPU dan juga memori RAM di dalam satu server VPS. RAM efektif untuk menjalankan server VPS adalah 4 GB.

4. Kapasitas Bandwidth yang Disediakan
Ada batasan bandwidth yang diterapkan oleh penyedia layanan VPS untuk mereka yang akan menggunakan server VPS. Beberapa penyedia layanan VPS akan menerapkan penurunan kecepatan akses tatkala kapasitas penggunaan melebihi batasan. Anda harus memastikan mengenai perhitungan kapasitas bandwidth yang diterapkan oleh penyedia layanan server VPS.

5. Memori Penyimpanan
Memori penyimpanan yang digunakan dalam server VPS ada dua yakni SSD dan juga HDD atau Hard Disk. HDD merupakan tipe penyimpanan konvensional yang sejak dulu sudah digunakan. Kelebihan menggunakan penyimpanan HDD adalah biayanya yang lebih murah. Meski begitu, SSD atau solid state drive akan bekerja lebih optimal ketimbang HDD.

SSD merupakan teknologi penyimpanan terbaru yang kini sudah banyak digunakan. Kelebihan SSD adalah memiliki kinerja yang cepat dibandingkan HDD. Selain lebih cepat, SSD juga mampu mengatasi kegagalan tenaga yang sering terjadi pada sistem penyimpanan biasa.

6. Pilih Unmanaged atau Managed
Ada dua pilihan konfigurasi yang disediakan server VPS yakni managed dan unmanaged. Menggunakan server VPS managed artinya Anda akan langsung dapat menggunakan server tersebut untuk menjalankan situs website. Anda tidak perlu pusing terkait masalah pemasangan (instalasi), maintenance dan konfigurasi. Bahkan, beberapa penyedia layanan server VPS bersedia untuk membantu Anda apabila timbul masalah dari jaringan VPS yang digunakan.

Sebaliknya, pada VPS unmanaged maka penyedia ibaratnya hanya menyediakan servernya saja. Sementara pengguna lah yang bertanggung jawab untuk instalasi, melakukan konfigurasi pada sistemnya hingga perbaikan jika terjadi masalah di kemudian hari pada sistem.

7. Perangkat Lunak yang Disupport oleh Server
Tidak semua server VPS mendukung berbagai jenis perangkat lunak di dalamnya. Ada beberapa perangkat lunak yang mungkin tidak bekerja baik di dalam server VPS tersebut. Beberapa hal terkait perangkat lunak yang didukung oleh server VPS yang harus dipertimbangkan misalnya versi kernel yang digunakan. Beberapa perangkat lunak mungkin saja tidak mendukung beberapa versi kernel. Selain itu, cara virtualisasi di dalam cloud VPS juga harus dipertimbangkan.

8. Plan Migrasi yang Mungkin Dilakukan
Ketika VPS digunakan dalam sebuah entitas bisnis yang terus berkembang, maka sangat penting untuk memperkirakan sumber daya tambahan yang mungkin diperlukan dalam waktu dekat. Apalagi, proses migrasi atau perpindahan VPS tidaklah mudah karena itu Anda harus memiliki rencana yang cukup matang dalam beberapa tahun ke depan.

Setelah hal-hal teknis di atas sudah Anda pastikan dengan matang, maka langkah selanjutnya adalah menentukan dana anggaran yang tersedia. Dana anggaran yang tersedia harus dipastikan dengan jelas karena berbagai VPS hosting menawarkan layanannya dengan harga yang berbeda dari mulai ratusan ribu hingga level perusahaan besar. Anda harus menyesuaikan anggaran dengan fasilitas ataupun layanan yang ingin diperoleh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar